malam ini,
seperti malam malam yang lain
jemariku masih terus menari
diatas tools komputer
dan pikiranku melayang…….
jauh, sangat jauh.
tentang cerita masa lalu
yang begitu indah.
zobat,
masikah kau disana,
di tempat dudukmu itu.
tempat dimana aku menemukanmu,
dengan raut wajahmu yang suci.
sekitar sembilan tahun yang lalu.
waktu memang telah lama pergi.
kau dengan kesibukanmu,
dan begitupun aku.
zobat…
masihkah kau ingat ucapanmu
tentang sebuah mimpi.
dalam sekali.
ucapanmu penuh makna.
setiap kata dipenuhi butiran harapan.
Ada kekuatan disetiap tutur katamu.
aku masih mengenangnya.
malam ini,
kenangan itu hadir kembali.
sangat kuat,
dia datang seperti gelombang,
meliuk-liuk,
membentur pikiranku.
merangsang naluriku,
memaksa bibirku,
untuk kembali menyebut namamu.
bulan terlihat samar-samar.
merangkak naik dengan cahaya yg tak sempurna.
gelap berbalut awan yang kelam.
sungguh, malam ini tak sendah waktu itu.
aku tak bisa larut dalam buaian malam ini
aku harus segera kembali.
melupakan nyanyian rindu masa lalu.
agar aku tak sesak lagi….
===
*puncak keles; diseperdua malam












