LUWUK—Demo warga dari berbagai kecamatan ke kantor Bupati Banggai di Bukit Halimun, Senin (5/1) dinilai merupakan demo yang pertama kali melibatkan massa dalam jumlah besar sejak kantor bupati tersebut difungsikan.
Amatan Luwuk Post, massa datang ke kantor Bupati Banggai secara bergelombang menggunakan kendaraan pribadi, angkot maupun truck. Bahkan, massa pendemo ada yang datang menggendarai bentor.
Dalam catatan koran ini, sedikitnya 30-an angkutan kota (angkot) serta kendaraan pribadi digunakan massa. Selain itu, massa juga menggunakan 28 truck untuk mendatangi kantor bupati Banggai di bukit halimun itu. Kedatangan massa kontan ‘melumpuhkan’ aktivitas pemerintahan.
Pegawai di Setda Kabupaten Banggai tidak lagi terkonsentrasi pada pekerjaan mereka. Apalagi sejumlah massa yang berhasil masuk ke kantor bupati meminta pegawai mengosongkan ruangan sehingga beberapa pintu ruangan kantor terlihat tertutup.
Satu-satunya kegiatan yang tetap berjalan normal hanyalah raker bupati dan kepala SKPD serta camat di aula kantor bupati. Rapat kerja tersebut dipimpin Wakil Bupati Banggai dan dihadiri oleh Bupati Ma’mun Amir serta Sekkab Ismail Muid sebelum keduanya menemui massa di depan kantor bupati Banggai. (ris)
Copot Nurdin, BKD
Dikendalikan Ma’mun
LUWUK – Bupati Banggai Ma’mun Amir akhirnya mencopot Kepala BKD Nurdin Rahim menyusul pressure massa yang menggelar demo besar-besar di Kantor Pemkab Banggai, Senin (5/1) kemarin. Nurdin untuk sementara diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BKD Banggai sampai proses hukum atas kasus pemukulan selesai. Seperri diketahui, Nurdin dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pemukulan terhadap salah seorang stafnya, pertengahan Desember silam.
Menyusul pencopotan, Nurdin, kendali BKD Banggai untuk sementara diambil alih langsung Bupati, Ma’mun Amir. Namun untuk fungsi administrasi, bupati menunjuk staf pemerintahan Damri Dayanun untuk menjalankannya.
Surat pemberhentikan sementara Nurdin itu dibacakan Kepala BPMPD Banggai Abd Haris Hakim di tengah massa pengunjukrasa, kemarin.
Sebelumnya, dalam orasinya, massa menuntut pencopotan jabatan Nurdin Abd Rahim sebagai Kepala BKD Banggai. Selain itu, mereka juga menyampaikan beberapa tuntutan lainnya. Di antaranya meminta aparat menyidik dugaan korupsi yang menjerat Juanda Balahanti, dr Hariadi dan Usmar Mangantjo.
Dalam orasinya, para demonstran juga menuntut pencabutan HPH PT SGS dan PT Dahatama di Kecamatan Pagimana, penuntasan kasus Agroestate dan penolakan proyek pembuatan jalan lingkar Soho-Tontouan. Massa meminta Drs H Ma’mun Amir mundur dari jabatan Bupati Banggai jika tuntutannya tidak dipenuhi.
Massa aksi sempat mencoba menerobos masuk kedalam ruang Kantor Bukit Halimun. Mereka mendesak Bupati Banggai Drs H Ma’mun Amir segera menemui massa aksi. Namun upaya tersebut dapat dihalangi petugas keamanan. Sempat juga terjadi insiden pelemparan kepada aparat keamanan. Beruntung hal itu bisa dikendalikan hingga tidak menimbulkan tindakan anarkis. Ada juga massa yang hampir adu fisik karena kesalahpahaman.
Tak lama kemudian, Drs H Ma’mun Amir keluar di kawal beberapa Aparat Polres Banggai. Selanjutnya lewat Kepala BPMPD Banggai Abd Haris Hakim, Bupati menyampaikan surat pemberhentian sementara Drs Nurdin Abd Rahim dari jabatannya sebagai Kepala BKD Banggai untuk sementara waktu hingga usai melewati proses hukum.
Usai melakukan unjuk rasa di Bukit Halimun, massa aksi yang dipimpin Iwan Said langsung beranjak menuju Kantor Kejaksaan Luwuk. Mereka meminta pihak Kejari Luwuk untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi beberapa pejabat Pemda Banggai. Diantaranya Usmar Mangantjo, Juanda Balahanti, dr Hariadi dan Nurdin Abd Rahim.
Kepada massa, Kajari Luwuk Suhardi SH, berjanji akan mengusut tuntas kasus korupsi jika telah memiliki bukti-bukti yang cukup kuat. Usai mendengarkan penjelasan Kajari Luwuk, massa kemudian bergerak menuju Polres Banggai. Sebagaimana di Kejari, pemimpin massa aksi, Iwan Said, juga menyampaikan dukungannya kepada institusi penegak hukum tersebut untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi pejabat Pemda Banggai.(frm/TR-14)
Sumber : Harian Luwuk Post













Ebeeee… om gafar teganya komiu. padahal saya kemarin cari cari foto untuk melengkapi postingan saya soal demo kemarin.
bravo for komiu. Update terus perkembangannya.
Oww…nanti kapan-kapan kalu bagitu.
Yang terpenting kan torang so bakuabantu
mensosialisasikan Luwuk ini, baik yang kejadian bagus atau yang sadikit miring.
Saya liat abang punya lebe capat di posting.
bagus skali itu…..
makasi so datang di blognya saya…..
sukses selalu……
good info….
bagus skali ada info2 yang up to date dari kawan2 di luwuk.
supaya taman2 yang ada di luar luwuk juga bisa tau perkembangannya luok….
lanjut bro…..
mengenai ini Demo…
sekilas sa baca sarat unsur politis ini ….. hehehe…
tapi bagus, te pa2. selama kritiknay membangun dan untuk banyak orang lanjut joww…
Asal jangan asi anarkis…. hehehe…
piss up….
HANCURKAN !!!
Habis baju hansip siapa lagi yang bakal nyusul kira-kira ??? manfaatkan perpecahan diatas bukit untuk memberantas korupsi….
kalau memang dengan itu semuanya bisa selesai….
lakukanlan….
BONGKAR SAMPAI USUS-USUNYA….
INFO PENTING: Hari ini Sekab so diberhentikan dari jabatannya. ini pasti balas dendamnya makmun amir. Hidup makmun amir. Sabantar lagi ngana siap-siap mo digantinya Musda karena ini skenarionya babo: Jar’un Sibay.
Bravo Luok
soe itu orang luwuk yg korupsi………..
tolong expos pejabat yg ratingnya bagus
apakah ada keanehan yang terjadi terhadap demo tersebut dalam hal ini ditandakan dengan adanya isu perpindahan sekab.. bayak terjadi pelanggar diaman yang mengontrol dan mengendalikan massa tersebut.. lsm kemana.. knapa massa dapat dibeli..
berfikirlah masyarakat luwuk kan demi negrinya sendiri .. adalah arti lembaran lembaran yang diberikan .. kan habis juga .. kalo setiap orang berfikir positif.. smua padti akan berjalan baik jadikanlah demokrasi sebagai acuan dalam bersikap dan hukum norma serat agam menjadi landsan berpolitik gw pikir .. smua bisa berjalan dengan baik,,
bagus-bagus..memang pantas aksi seperti itu,sebagai peringatan pada pemerintah dan oknum2 lainnya untuk lebih adil dan memperjuangkan rakyat….bravo..masyarakat luwuk..pagimana..dan sekitarnya…..
saya bangga selaku masyarakat kabupaten banggai…..ketika ada demo seperti itu .,….. berarti masyarakatnya mulai cerdas dan tidak tertidur pulas sebagai akibat pergulatan politik, dan sebagai korban politik…… hal ini sangat beralasan …… pada saat kampanye pemilihan pemerintah daerah sertta dengan janji-janjinya sangazt manis dan sampai hari ini hanya aset-aset daerh yang di kelola tetapi denganm tidak memperhatikan dampak-dampak yang diambil daripadfa keputusan yangada……. saya menyadari bahwa saya pun berkomtar tidak sehebat apa yang saya katakan ….. tapi perlu di ketahui…….. sebelum mengeluarkan izin….. apalagi izin usaha terhadap eksploitasi SDA yang ada… seharusnya din lakuan AMDAL….. sehiongga ada jaminan keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat……..